Siapa yang tidak suka dengan pukis? Apalagi sekarang banyak varian kue pukis, tidak hanya diberi taburan meises ataupun keju saja. Dahulu kue pukis tidak ada topping seperti sekarang, hanya berwarna agak kekuningan dengan bagian bawah berwarna kecokelatan. Kini, di tangan orang-orang kreatif muncul inovasi berbagai macam topping dan rasa menjadi lebih menarik.
Kue pukis tidak termakan oleh zaman, rasanya lembut dan manis di mulut. Pembuatan adonan pukis kekinian tidaklah jauh berbeda dengan pukis tradisional. Hanya saja ditambahkan dengan perasa dan isian yang beraneka macam. Walaupun kue ini tidak mampu bertahan lama, namun kue ini banyak disukai sebab aroma dan rasanya yang khas mampu membuat suasana santai menjadi lebih istimewa. Terlebih lagi harga dari ini sangat terjangkau, makanan ringan ini pun bisa ditemukan dengan mudah di pasar tradisional, pasar kue, dan berbagai tempat lainnya.
Saat ini kue pukis sudah banyak yang menjalankannya, namun peluang bisnis kue pukis ini tetap menggiurkan bagi siapa pun. Permintaan kue ini setiap harinya semakin meningkat seiring bertambahnya peminat. Pukis yang merupakan kue khas Indonesia ini memang enak. Terbuat dari adonan telur, gula pasir, tepung terigu, ragi dan juga santan. Dalam proses pembuatannya, adonan yang sudah dicampur rata ini dituang dalam cetakan setengah bulan dan dipanggang di atas api dengan api sedang. Yuk dicoba! Jangan lupa tambahkan isian Colatta Chocolate Glaze dan taburan La Kreiva Crumble. Pasti semakin istimewa.
Adonan Pukis:
Bahan A:
100 g telur
150 g gula kastor
10 g milk vanilla paste
Bahan B:
250 g terigu protein sedang
2 g garam
4 g ragi instan
200 g santan kental
Bahan C:
40 g Haan Whiptopp Beverage & Dessert
110 g air hangat
40 g susu kental manis
Bahan D:
75 g margarin (lelehkan)
Topping:
220 g Colatta Glaze (all variant)
55 g kacang cincang (matang)
60 g keju cheddar (parut)
50 g Colatta Vermicelli
50 g La Kreiva Crumble Fine (all variant)
Cara Membuat: