Follow Us

Close Language Selection

Lebih Sehat dengan Roti Sourdough

Lebih Sehat dengan Roti Sourdough

Campuran ragi alami, bakteri asam laktat, tepung, dan air digunakan untuk membuat starter roti. Selama proses pembuatan roti, starter memfermentasi gula dalam adonan, membantu roti mengembang dan mendapatkan rasa yang khas. Karena kandungan probiotiknya, roti sourdough dikenal sebagai roti yang paling sehat dibanding roti lainnya. Makanan fermentasi seperti roti sourdough dapat meningkatkan kesehatan usus.

 

Bicara soal artisan bread, sourdough jadi satu dari sekian banyak jenis roti yang cukup populer. Meski punya aroma khas dan rasa yang asam, roti jenis ini jadi primadona. Terlebih bagi penggemar artisan bread.

 

Awal mula terciptanya sourdough ialah dari adonan roti yang ditinggalkan seorang warga Mesir selama beberapa hari. Kemudian adonan tapung gandum dan air tersebut mengembang dengan sendirinya. Saat itu, ia tetap memanggang adonan roti tadi. Hasilnya justru memberi citarasa yang lebih asam namun memiliki tekstur yang lembut.

 

Sourdough secara harfiah artinya roti yang dibuat dengan ragi alami. Adonan sourdough membutuhkan waktu yang cukup lama dibanding menggunakan ragi instan.  Namun cuaca di Indonesia yang tropis mempermudah membuat sourdough karena suhu yang lembab mempercepat proses fermentasi.

 

Perbedaan roti sourdough dengan roti biasa

Sourdough berbeda dari roti lain dalam berbagai hal. Pertama, masa simpan roti ini jauh lebih pendek daripada varietas roti biasanya. Banyak jenis roti lain yang mengandung minyak, gula, pengawet, dan bahan kimia lainnya. Sementara sourdough menggunakan bahan sederhana yang lebih sehat seperti tepung gandum, sedikit gula, dan starter ragi.

 

Kedua, kehadiran bakteri karena proses fermentasi yang unik meningkatkan profil nutrisi pada roti sourdough. Hal ini memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik, kesehatan usus yang lebih baik, dan mengontrol gula darah.

 

Proses fermentasi membuat roti sourdough lebih rendah gluten. Gluten adalah sejenis protein yang ditemukan dalam biji-bijian tertentu. Ini dapat menyebabkan masalah pencernaan pada orang yang sensitif atau alergi terhadapnya. Kandungan gluten yang lebih rendah dari roti Sourdough dapat memudahkan toleransi bagi individu yang sensitif terhadap gluten.

 

Probiotik dalam sourdough sangat baik untuk pencernaan. Probiotik membantu menjaga keseimbangan alami bakteri usus. Probiotik membantu mengendalikan mikroorganisme berbahaya seperti kuman pada pencernaan. Pada tingkat yang tepat, probiotik meningkatkan penyerapan nutrisi. Probiotik juga dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, membakar lebih banyak kalori, dan menyimpan lebih sedikit lemak.


Related Highlights