Follow Us

Close Language Selection

Whipped Cream, Andalan Dessert Festive Anti Gagal

Whipped Cream, Andalan Dessert Festive Anti Gagal

Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, bermunculan inovasi makanan dan minuman kekinian yang tampil menggoda dan menarik.  Tidak hanya menggugah dari segi rasa, berbagai jenis cake terutama dessert tentu perlu memikat secara tampilannya. Salah satunya adalah dengan penggunaan whipped cream.

 

Perayaan hari besar identik dengan hantaran atau hampers. Salah satu hantaran yang sering menjadi andalan adalah cake ataupun cokelat. Hantaran ini pastinya harus memiliki bahan yang kuat dan tidak berubah bentuknya selama di perjalanan. Bahan yang rentan seperti filling ataupun topping cake, baiknya menggunakan bahan yang kokoh seperti whipped cream.

 

Selain itu warna whipped cream yang putih membuatnya sangat mudah diberi campuran pewarna lain. Cukup campurkan pewarna makanan, maka whipped cream bisa hadir dengan warna apapun yang kita inginkan. Begitu pun dengan rasa. Flavor whipped cream yang cenderung netral ke manis ini bisa diberi perasa apapun sesuai selera masing-masing. Dengan rasa dan tekstur yang ringan, whipped cream bersifat melengkapi cita rasa kue, bukan mengunggulinya.

 

“Selain lapisan luar kue, whipped cream juga banyak digunakan sebagai filling atau isian bermacam-macam kue. Contohnya Sando, sandwich buah yang lagi trend, karpatka, hingga kue klasik seperti swiss roll, dessert box, pancake durian, mousse, truffle, dan masih banyak lainnya. Bukan hanya makanan, krim ini juga cocok untuk minuman sebagai dekorasi, menambah tekstur, dan memperkaya rasanya,” ungkap Sri Utami, Marketing Manager PT Gandum Mas Kencana, selaku produsen Haan Wippy Cream.

 

Berkreasi dengan whipped cream dalam bentuk bubuk, selain lebih mudah disimpan dan tahan lama, whipped cream bubuk juga relatif lebih murah dan praktis. Cukup dicampur air dingin dan dikocok beberapa menit, whipped cream bubuk bisa mengembang sebaik whipped cream cair.

 

“Ada banyak cara berkreasi dalam membuat sajian manis yang menarik secara tampilan dengan rasa yang enak. Namun kepraktisan tentu dibutuhkan saat membuat dessert. Dengan sedikit bahan dan waktu yang lebih cepat membuat banyak hobbies, penggiat UMKM, ibu-ibu, anak muda hingga bakers memilih instant premix,” papar Sri Utami yang akrab disapa Uut.

 

Gunakan Bahan Berkualitas

Whipped cream dapat dikatakan bagus jika teksturnya halus, sangat lembut, kokoh, dan bervolume tiga kali lipat setelah proses aduk. Whipped cream yang kokoh membuat penampilan suatu hidangan lebih menawan. Tidak hanya sekedar kokoh tapi juga cantik mengkilap. Haan Wippy cream berbentuk bubuk memudahkan penyimpanan dan memiliki masa simpan yang relatif lama. Lebih hemat pastinya tanpa mengurangi kualitas produk. 

 

Untuk hasil yang mengembang maksimal, gunakan air dingin suhu 0-5°C lalu kocok dengan kecepatan tinggi selama 4 menit hingga mengembang dan kaku. Siap dikreasikan sebagai decoration, filling, topping, atau dessert box.

 

Cara menyimpannya pun cukup mudah, hanya perlu di tempat yang kering dan sejuk bersuhu 20-25°C, terhindar dari sinar matahari langsung, dan bau yang kuat. Ketika whipped cream yang dibuat berlebih dan ingin digunakan kembali, hanya perlu menutup tempat penyimpanan dengan plastic wrap, disimpan di dalam kulkas dengan suhu 8-15°C dan jika ingin dikreasikan bisa di mixer ulang hingga mencapai kepadatan yang diinginkan.

 

“Kini Haan Wippy Cream yang telah hadir sejak 18 tahun silam terus berevolusi dan tampil lebih modern, dengan kemasan pouch berat 200 g dan 400 g yang praktis dan compact serta dilengkapi dengan ziplock. Jadi lebih mudah disimpan, tidak akan kemasukan udara dan anti tumpah,” pungkas Uut.


Related Highlights