Follow Us

Close Language Selection

Alternatif Kreasi F&B Di Tengah Pandemi

Alternatif Kreasi F&B Di Tengah Pandemi

1. Minuman literan

Pecinta kopi atau milk tea? Minuman kekinian yang biasanya selalu menemani waktu kerja di kantor ataupun nongkrong bersama teman tentu amat dirindukan oleh banyak pekerja. Mengingat aturan PSBB tak memungkinkan orang-orang di beberapa wilayah untuk bebas keluar rumah, sejumlah toko minuman mengeluarkan varian minuman literan dalam botol jumbo.

 

 

2. Makanan ready to heat

Di bulan Ramadhan ini tentu banyak keluarga yang harus menyiapkan stok makanan untuk memudahkan sahur dan berbuka serta meminimalisir waktu keluar rumah. Hal ini menjadi alternatif bagi restoran untuk menawarkan inovasi mereka. Dengan konsep ‘ready to heat meals’, konsumen dapat menyetok makanan siap saji untuk dimakan kapan saja.

 

 

3. Shabu & grill di rumah

Menikmati masakan shabu dan grill kini tak hanya bisa di restoran saja! Bagi penggemar konsep restoran all you can eat (AYCE), pasti sangat merindukan nikmatnya daging slice dan fishball  yang direbus atau panggang sendiri dengan beragam sausnya. Kini banyak resto yang menyediakan paket mereka secara online melalui social media hingga marketplace. Konsumen hanya tinggal menyediakan wajan untuk memanggang atau merebus di rumah.

 

 

4. Paket do-it-yourself

Sejumlah gerai dessert kini menawarkan paket premiks atau siap buat untuk konsumen pecinta makanan manis, salah satunya silky pudding. Dikarenakan sejumlah pusat perbelanjaan terpaksa tutup, gerai mereka pun harus mengalah. Di tengah situasi ini mereka kini menyediakan bubuk pudding dan sirup khusus agar para konsumen dapat membuat sendiri pudding dan minuman manis khas mereka.

 

5. Promo menarik

Demi menarik banyak pembeli dan menyelamatkan usaha, banyak restoran yang memberikan diskon cukup besar bagi yang membeli dalam jumlah banyak. Untuk memesannya dari rumah, konsumen bisa melakukannya lewat aplikasi ojek online hingga marketplace.

 

 

 

Punya bisnis kuliner juga? Jangan putus asa jika mengalami kerugian karena terdampak pandemi. Tetaplah bertahan dan berkreasi!

 


Related Highlights