Follow Us

Close Language Selection

Thai Cake, Tradisi Dalam Dessert Ala Thailand

Thai Cake, Tradisi Dalam Dessert Ala Thailand

Thai cake merujuk pada kue bergaya Thailand yang berkembang dari perpaduan tradisi dessert Thailand dan pengaruh pastry Barat, khususnya Eropa. Berbeda dengan kue Barat klasik, Thai cake dikenal dengan rasa ringan, tidak terlalu manis, dan aroma khas tropis.

 

Awalnya, masyarakat Thailand memiliki tradisi dessert berbahan dasar tepung beras, santan, gula aren, dan buah tropis, seperti pandan, kelapa, pisang, dan mangga. Kue-kue tradisional ini biasanya dikukus atau dimasak sederhana, bukan dipanggang seperti cake Barat.

 

Memasuki abad ke-20, terutama setelah masuknya pengaruh Barat melalui pendidikan, pariwisata, dan industri perhotelan, teknik baking cake ala Eropa mulai dikenal di Thailand. Dari sinilah muncul adaptasi cake modern dengan cita rasa lokal.

 

Thai cake kemudian berkembang dengan ciri khas: Tekstur lembut, ringan, dan moist, Rasa tidak terlalu manis, Penggunaan bahan lokal seperti pandan, kelapa, thai tea, mangga, durian, dan gula aren dengan tampilan sederhana namun elegan.

Popularitas Thai cake meningkat pesat seiring berkembangnya kafe dan bakery modern di Thailand, serta penyebarannya ke negara lain melalui media sosial dan tren kuliner Asia. Varian seperti Thai tea cake, pandan coconut cake, mango cream cake, dan Thai milk tea cake menjadi favorit karena rasa yang unik namun mudah diterima.

 

Kini, Thai cake dikenal sebagai cake bergaya Asia modern—perpaduan teknik Barat dan cita rasa Thailand—dan banyak dijadikan inspirasi oleh bakery di berbagai negara, termasuk Indonesia.


Related Highlights