Follow Us

Close Language Selection

Trifle, Si Dessert Istimewa Namun Mudah Dikreasikan

Trifle, Si Dessert Istimewa Namun Mudah Dikreasikan

Trifle sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti hal sepele atau ringan, merujuk pada hidangan penutup sederhana yang awalnya mudah dibuat. Trifle pertama kali tercatat sekitar tahun 1596 dalam buku resep Inggris. Pada masa itu, trifle bukan seperti yang kita kenal sekarang. Versi awalnya berupa krim kental yang diberi gula, jahe, dan air mawar, tanpa lapisan kue atau buah.

Memasuki abad ke-18, trifle mulai berevolusi menjadi dessert berlapis. Unsur utama yang mulai ditambahkan antara lain: Sponge cake atau ladyfinger, alkohol seperti sherry, wine, atau brandy untuk merendam kue, custard,buah-buahan, dan
whipped cream

Lapisan-lapisan ini biasanya disusun dalam mangkuk kaca bening, sehingga tampilannya menjadi daya tarik tersendiri.

Di era modern, trifle menjadi sangat fleksibel dan kreatif: alkohol bisa dihilangkan dan diganti jus buah, variasi rasa cokelat, kopi, karamel, hingga matcha, buah disesuaikan dengan selera dan musim lalu disajikan dalam cup individual untuk tampilan lebih praktis

Trifle sering disajikan pada acara spesial seperti Natal, pesta keluarga, dan perayaan besar di Inggris dan negara-negara Persemakmuran. Hingga kini, trifle tetap menjadi simbol dessert klasik yang elegan, kaya rasa, namun mudah dikreasikan.

 


Related Highlights