Follow Us

Close Language Selection

American Muffin yang Mendunia

American Muffin yang Mendunia

Muffin yang kita kenal hari ini bukan sekadar kue biasa. Di balik bentuknya yang sederhana, ada perjalanan panjang lintas budaya dari dapur tradisional Inggris hingga menjadi ikon bakery modern di seluruh dunia.

 

Cerita muffin dimulai di Inggris pada abad ke-18. Saat itu, muffin bukanlah kue manis seperti sekarang, melainkan roti sederhana yang dibuat dari tepung, air atau susu, dan ragi.

 

Adonan ini dimasak di atas griddle (wajan datar), bukan di oven. Hasilnya adalah roti pipih dengan tekstur lembut di dalam dan sedikit renyah di luar. Menariknya, muffin saat itu sering dikaitkan dengan kelas pekerja. Bahkan ada tradisi unik di mana “muffin man” (penjual muffin keliling) berjalan di jalanan kota sambil membunyikan lonceng untuk menarik pembeli.

 

Ketika resep muffin dibawa ke Amerika, terjadi perubahan besar.

Di Amerika muffin mulai dipanggang di oven. Menggunakan bahan tambahan seperti gula, telur, dan butter.

 

Hasilnya muffin berubah dari roti sederhana menjadi kue yang lebih lembut, manis, dan fluffy. Inilah yang kita kenal sebagai American muffin—versi modern yang jauh lebih kaya rasa.

 

Seiring berkembangnya dunia baking, muffin mulai berevolusi dengan berbagai rasa dan topping seperti blueberry muffin,  salah satu varian paling klasik  dan chocolate muffin yang menjadi favorit global. Muffin juga mulai tampil lebih menarik dengan topping crumble hingga versi sehat (low sugar, gluten-free) 

 

 

 


Related Highlights