Follow Us

Close Language Selection

Bagel, Roti Kenyal Dengan Lubang Di Tengahnya

Bagel, Roti Kenyal Dengan Lubang Di Tengahnya

Lubang di tengah bagel bukan hanya untuk tampilan unik, tetapi memiliki beberapa alasan praktis dalam sejarah dan teknik pembuatannya.

 

1. Agar Matang Lebih Merata

Bentuk cincin membuat adonan lebih tipis dan merata, sehingga panas saat direbus dan dipanggang bisa masuk ke seluruh bagian roti dengan lebih baik.
Hasilnya, bagel matang sempurna dengan tekstur kenyal di dalam dan sedikit renyah di luar.

 

2. Mempermudah Proses Perebusan

Sebelum dipanggang, bagel biasanya direbus terlebih dahulu. Lubang di tengah membuat bagel:

  • lebih mudah dibalik di air
  • tidak menggumpal dengan bagel lain
  • matang merata di semua sisi

3. Praktis untuk Dijual di Masa Lalu

Pada masa lalu di Eropa Timur, para penjual bagel sering menyusun bagel pada tongkat atau tali melalui lubangnya.
Cara ini memudahkan mereka:

  • membawa banyak bagel sekaligus
  • menjualnya di jalanan atau pasar.

4. Membantu Tekstur Khas Bagel

Karena bentuknya seperti cincin, bagel memiliki lebih banyak permukaan kulit (crust) dibanding roti biasa. Inilah yang membuat bagel terasa lebih chewy dan sedikit crispy.

Jadi, lubang di tengah bagel sebenarnya adalah kombinasi antara teknik baking, kemudahan produksi, dan sejarah cara penjualannya.


Related Highlights